Calvin Awarawi - Sudah terbiasa dengan Laptop, jadi satu hari tanpa buka Laptop saja bisa rasa ada yang kurang. Cuma beberapa hari ini saya sendiri tidak semangat untuk buka Laptop, karena Laptop punya performa tidak begitu bagus.

Saya rencana mau rakit PC, cuma simpanan tidak mencukupi. Akhirnya saya memutuskan untuk ganti part-part Laptop untuk kembalikan Laptop jalan dengan kecepatan yang cukup bagus.

SSD 128 GB, dengan Kecepatan Baca Data 500 MB/detik


Spesifikasi Laptop Sebelum Upgrade

Intel Core i5
HDD 500 GB
RAM 8 GB
Nvidia Geforce

Part yang akan diganti

Jadi beberapa part yang akan saya ganti, pertama saya harus ganti Hard Disk Drive (HDD) ke Solid State Drive (SSD). Kecepatan baca data dari SSD jauh lebih cepat ketimbang HDD. Kemudian saya akan ganti RAM dari 8 GB naik ke 16 GB. 

Dengan ganti dua part ini saja, saya yakin Laptop akan kembali kecang untuk menjalankan aplikasi-aplikasi editing yang cukup berat. Seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator dan After Efect.

Semoga semua bisa berjalan sesuai rencana yang sudah saya buat. Amin...

 Calvin Awarawi - Halo Brosis, hari ini ketong garap Vektor Jeruk Sederhana dengan  Tools Favorit Adobe Illustrator.

Langkah Pertama

Pertama ketong bikin Outline atau Stroke berbentuk buah Jeruk. Buat Outline dengan Pen Tools. Sampai kalau sudah pas, ketong lanjut buat Shape kuning untuk bidang Jeruknya. Setelah itu tambahkan Shadow dan Haligst untuk mempermanisNya, uppps padahal jeruk asam.... kwwwwkk

Setelah itu tambahkan Daunnya, dengan shadow di buah dan hasilnya sudah sangat kece. Tinggal buat background dan teks atau typografinya..


Sekian duluh tong pu cerita hari ini, besok lagi tong lanjut cerita pekerjaan tipis tipis lagi...

 Calvin Awarawi - Hay Brosis, bagimana kam pu keadaan di bulan Ramadhan dan Perayaan Paskah ini. Baik-baik kan. Bulan ini cukup kuras tenaga untuk pekerjaan seorang Desainer  Grafis.


 

Khusus dua hari kebelakang ini menjelang Paskah, ketong tidak ada jedah untuk santai. Mulai dari Star pagi sudah ada yang tunggu sampai  tutup. Iya ini berkah untuk ketong, karna tidak semua bulan bisa seramai ini.

Warna Favorit Bertema Paskah

Dua hari ini Sa pu tema Desain tetang paskah, ada beberapa warna yang Sa pake. Tapi paling dominan Sa pake Warna unggu dengan Warna Gold. Dan semua atribut Desain Sa tidak ambil orang punya Background di Internet, itu Sa bikin sendiri. Cukup Sa cari referensi di Pinterest terus Sa eksekusi.

Font atau Typografi

Sa paling tidak suka kalau terlalau banyak variasi Font atau huruf. Variasi boleh asalkan ketong juga harus tahu ouput dari ketong pu Desain ini untuk apa. Kalau untuk Spanduk atau Bilboard terus ketong pake Font yang banyak variasi, nantinya Audiens makin sulit untuk menerima informasi yang ketong sampaikan di Spanduk.

Jadi Sa itu sering pake Font San Serif, bukan yang Serif. Jadi mudah dibaca dari jarak pandang yang cukup jahu.

Duluh Sa juga masih asal-asal pake font, cuma pernah Sa Ibadah di Gereja baru Sa duduk di paling belakang, Sa itu tidak bisa banyak tulisan yang ada di Spanduk karna terlalu banyak Font yang Serif dan beberapa font handdrwing. Akhirnya itu jadi Evaluasi untuk Sa. Jadi Sa setelah itu Sa selalu cari model Font yang jelas dan bisa di baca dari jarak jahu.

Spanduk Paskah

Banyak sekali Asset Desain Spanduk Paskah, kalau kam berminat bisa kontak Sa di Instagram @calvinawarawi.

Ada beberapa Asset yang Sa Behance, kam bisa cek Sa pu portofolio di link ini : https://www.behance.net/calvinwarawi

 Calvin Awarawi - Hai, kali ini Sa mau bikin Spanduk Wisuda Sederhana dengan Adobe Illustrator. Karna sudah dekat Agenda Wisudanya Universitas Papua, jadi Sa akan bikin Spanduk SyukuranNya.



Ukuran Spanduk

Sa bikin dengan cara Skala perbandingan dengan Adobe Illustrator. Jadi ukuran skalanya 150X75 cm. Tapi kam bisa rubah ukuran cetaknya dengan perbandingan yang sama ke dalam ukuran 400X200 cm, 300X150 cm dan 200X100 cm itu skala ukuran yang direkomedasi dari Spanduk yang Sa bikin seperti contoh ini.

Bisa Custom atau Edit Lagi

Kam bisa edi Filenya lagi, asalkan  Kam pake Software Adobe Illustrator Kam bisa ganti teksnya atau pun Kam bisa ubah ukurannya sesuai Kam punya kebutuan.

Bagimana Cara Mendapatkan File Ai?

Kalau kam mau File Adobe Illustrator (ai) kam bisa DM saya di Instagram @calvinawarawi nanti Sa kasih kam Filenya, atau kam mau minta saya edit sedikit juga bisa, asalkan Kam DM di Sa pu akun Instagram


Bagimana, Kam mau kh? Sa tunggu Kam DM saja....



 

Calvin Awarawi - Hai brosis, kali ini saya mau share proses saya bikin Vektor burung Cenderawasih. Tapi, sebelum lanjut bahas proses pembuatannya ada baiknya kita perkenalan dengan Cenderawasih-Nya.




Apa itu Cenderawasih

Burung Cenderawasih adalah anggota famili Paradisaeidae dari ordo Passeriformes. Cenderawasih biasanya ditemukan di Indonesia seperti di bagian Timur Papua, Papua Nugini, pulau-pulau selat Torres, dan Australia timur. Burung anggota keluarga ini dikenal karena bulu burung jantan pada banyak jenisnya, terutama bulu yang sangat memanjang dan rumit yang tumbuh dari paruh, sayap atau kepalanya. (Sumber Wikipedia Indonesia)

Kita Sebagai orang Papua selalu menggunakan burung Cenderawasih sebagai Mahakota di acara-acara adat Orang Papua.

Proses Vektor Burung Cenderawasih

Pertama saya ambil gambar burung di Internet, kemudian saya Trace dengan Software Adobe Illustrator. Kurang lebih 2-3 Jam dapat hasil final. Proses yang cukup menguras energi juga.


Lalu Untuk Apa Saya Vektor Burung Cenderawasih

Tujuan saya trace burung Cenderawasih menjadi vektor adalah untuk menyimpan jadi asset desain pribadi. Cuma muncul ide untuk saya Upload di Microstok. Jadi saya taruhnya di Microstok PNGTree. Di akun yang lama.

 Calvin Awarawi - Halo brosis sahabat pekerja kreatif, kali ini saya akan share Tools ini yang dapat mengacam posisi para pekerja kreatif. Lebih khusus yang saat ini berprofesi sebagai Desainer Grafis.

Gara gara Tools ini, para Desainer Grafis ramai-ramai untuk mentandatangi petisi untuk menghentikan Tools tersebut. Tools yang dimaksud adalah.

WPAP By Calvin Awarawi

 

Canva

Canva menyediakan ribuhan template desain yang bisa di custom secara bebas. Caranya tinggal masuk daftar di website Canva kita bisa buat desain dengan berbagai template. Pada website Canva kita bisa masuk dengan free atau prabayar.

Disini Canva memberikan kemudahan sekali. Tanpa menghubungi Desainer Profesional mereka yang awam bisa membuat desain yang perfect di Canva. Apa artinya kita belajar Desain beberapa tahun, akhirnya pasar yang kita mau ambil sudah ada Canva.

Disini cuma ada satu solusi, kita harus belajar untuk membuat Aset-aset desain yang banyak. Setelah itu kita masuk bergabung dengan Canva, tetapi bukan sebagai pengguna melainkan kita bergabung sebagai Kontributor Desain.


Artificial Intelligence (AI)

Dengan adanya Canva saja, sudah mulai terasa dampak untuk Desainer yang betul-betul berjuang dari nol sampai menjadi Desainer Grafis yang profesional.

Bagimana dengan hadirnya  Artificial Intelligence (AI), tentu ini lebih parah lagi. Dengan AI kita tidak perlu mendesain lagi atau mengedit template lagi, kita tinggal foto hasil konsep di kertas nantinya sistem pada AI yang dengan otomatis merubahnya menjadi sebuha karya desain yang diinginkan.

Kita mau buat Logo, Teks, Video, Sosial Media atau Voiceover sangat mudah sekali. Hanya modal konsep saja. Banyak sekali Desainer Grafis diseluruh dunia yang sudah melihat bahwa ini adalah hancaman serius untuk profesi sebagai desainer kedepannya. Mereka beramai-ramai ikut mentandatangi petisi untuk menolak situs AI tersebut.


Kesimpulan

Menurut pendapat saya pribadi, bahwa ini semua karena dampak dari Dunia Teknologi yang semakin canggih dan modern. Sebelumnya tahun lalu, Mark Zuckerberg telah memperkenalkan kepada dunia tentang metaverse. Metaverse ini semakin nyata di kehidupan ini. Bahwa nanti di tahun-tahun yang akan datang, kita akan berintekrasi secara realitas virtual.

Artinya kita tidak mungkin bisa membendung perkembangan Teknologi yang berkembang super cepat. Dalam ini kita sebagai Desainer harus bisa juga untuk cepat beradaptasi dengan perubaha-perubahan yang sangat cepat ini.

Dengan hadirnya AI ini belum bisa menggantikan posisi Desainer Grafis, banyak human error pada website. Kemudian hasil desain dari AI tidak ada rasa emosional dan nilai-nila perasahan lainnya. Jadi pastinya klien masih membutuhkan Seorang Desainer Grafis. 

cukup sekian dari saya, salam Kreatif....